Laman

Kamis, 02 Januari 2014

Mahasiswa dan Indonesia (Optimisme kebangsaan, Perbaikan kenegaraan)


Oleh : Naufan Rizqullah  

.."Pemuda berjuang sekarang ini, harus pengertiannya diisi dan penglihatannya dirubah, supaya ia jangan merendah menjadi binatang berkelahi saja, akan tetapi dapat menjadi pemuda
revolusioner yang menghadapi dunia baru, pemuda yang bercita-cita dan mempunyai kesadaran serta pengertian yang jernih tentang duduk perjuangannya untuk rakyat"..
(Sutan Sjahrir, perjoengankan kita)

Akumulasi sejarah Indonesia sebagai bangsa dan negara sampai hari ini telah menempatkan ia pada suatu posisi yang teramat mulia . Bagaimana sebuah bangsa dan negara yang terdiri dari  keberagaman manusia , wilayah geografis yang luas dan kekayaan alam menyatu dalam sebuah kata yang bernama Indonesia . Tapi perlu kita sadari kemuliaan Indonesia ini ternyata tidak pada "maqam" yang sesuai.  meminjam kata dari Anis Matta : "Indonesia ialah sepengggal firdaus di bumi", tapi kita tidak pernah memprespektifkan bangsa dan negara ini seperti itu bahkan tak jarang dari kita terlalu mendeskrditkan bangsa dan negara sendiri . Di satu sisi kita terlalu merendahkan harga dirinya tapi sesungguhnya Indonesia memiliki maqam tertingginya sebagai bangsa dan negara yang sangat mulia dalam peradaban bumi yang luas ini .

Indonesia sebagai bangsa dan negara

            Pada awalnya masyarakat Indonesia ini hadir dengan nilai-nilai yang terus bergulir dari sejarah kehidupan mereka dalam peradaban dunia , ini menjadi menarik jikalau kita bahas terminologi geografis yang pertama kali dicetuskan oleh gajah mada yang kita kenal dalam satu kata yang bernama "nusantara", Dimana kondisi dulu orang tak pernah berpikir bagaimana jika pulau-pulau yang terbentang luas dengan orang beragam ini disatukan saja menjadi sebuah entitas masyarakat majemuk. Tapi nilai luhur masyarakat sudah sangat menjujunjung tinggi kebhinekaan  dan tidak banyak menjadi permasalahan yang subtansi kala itu.
  
          Maka mulai hadir dalam benak kita, masyarakat majemuk ini sudah beratus-ratus tahun bersama dalam suatu entitas apakah ada struktural yang menjelaskan masyarakat ini memang masih bersama dalam bingkai yang sama padahal fakta sejarah selanjutnya masyarakat ini terjajah dalam waktu yang lama. Inilah yang menjadi menarik walaupun masyarakt ini terjajah fisiknya tapi mereka masih punya nilai persatuan yang sudah diwaris sejak lama oleh gajah mada kala itu. Jadi penjajahan yang dilakukan asing memang secara fisik masyarakat ini secara kekayaan sumber daya terkeksploitasi tapi secara jiwa mereka masih punya ruh  untuk kebangkitan dan menjadi masyarakat yang kuat dan bervolusi menjadi sebuah bangsa. sehingga kita tahu pada 1928 masyarakat ini mendeklarisakan diri sebaga satu kesatuan kebangsaan yang ketika saat itu diwakili ole pra pemuda yang tercetus dalam ikrar "Sumpah Pemuda".

Momentum deklarasi sumpah pemuda ini mulai seperti pemantik kembali semua individu-individu dalam etentitas untuk sadar dan bangkit. mereka mulai berani turun ke ruang-ruang untuk meneriakan satu nilai yang selama ini terkaburkan oleh para penjajah, "kami adalah kesatuan kekuatan masyarakat yang punya hak untuk tanah ini". Para pemuda dan masyarakat ini sadar ternyata tidak cukup hanya sekedar teriakan dan ikrar saja, kekonkritan kebangkitan dimulai dengan keinginan soekarno bahwa bangsa ini punya hak merdeka sebagai negara yang pemerintah dan rakyatnya harus dari para pribumi-pribumi yang mendiami  tanah ini secara ratusan tahun.

Keinginan memerdekakan tanah ini dan membentuk negara ini di amini oleh seluruh elemen masyarakat khususnya para pemuda dan kaum intelektual. Perlu dijelaskan merdekanya suatu bangsa konkritisasinya adalah terbentuknya negara yang memiliki kedaulatan. Lalu atas desakan pemuda merdekalah negara kesatuan  Republik Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945.

Mahasiswa dan sejarah Indonesia
            
         Mahasiswa/pemuda adalah bagian yang tentu tidak bisa dilepaskan dari sejarah kelahiran Indonesia baik sebagai bangsa dan negara, karena merekalah pencetusnya dan pusat pusaran dari kelahiran Indonesia itu sendiri . berarti bisa dikatakan dalam bahasa yang lebih lugasnya merekalah yang paling bertanggung jawab atas yang terjadi setelah kelahiran Indonesia ini.
            
          Harus diakui dari seluruh perjalanan panjang sejarah Indonesia mahasiswa ternyata masih terus memiliki kesinambungan karya-karya sehingga terciptalah sejarah-sejarah baru di Indonesia. Setelah kemerdekaan mahasiswa ternyata tidak  berhenti untuk terus berkarya, maka teringatlah tentang pembubaran pki, runtuhnya soekarno dan soeharto ditangan para mahasiswa.
            
           Jika kita perhatikan fakta sejarah tentang mahasiswa seperti menyusun sebuah bangunan Indonesia dengan prespektif yang tidak pernah dipikirkan oleh orang-orang tua . Hal ini dibuktikan bagaimana mereka memandang Indonesia sebagai bangsa dan prespektif mereka sebagai negara di posisi lain. Cara memandang mahasiswa ini karena kepahaman yang kuat mahasiswa itu sendiri terhadap kesejarahan yang sudah berlalu cukup lama di tanah ini .

            Prespektif mahasiswa tentang kebangsaan bisa kita lihat tentang , tercetusnya pertama kali nama "bangsa Indonesia" dalam sumpah pemuda. makna bangsa Indonesia dalam sumpah pemuda ini melukiskan tentang keberdayaan masyarakat dan kekuatan nilai yang bergumul di dalamnya. Lukisan kebangsaan ini berbicara tentang narasi-narasi persatuan masyarakat yang melawan hegemoni penjajah kala itu. Para mahasiswa ingin menggambarkan bahwasanya masyarakat/pribumi  mempunyai kekuatan yang siap menjadi sekolompok masyarakat yang memiliki harga diri ,martabat dan hak atas tanah air mereka. Paradigma berpikir kebangsaan adalah bagaimana kita memposisikan diri kita sendiri, atau harapan tentang kumpulan masyarakat ini .

            Sedangkan dalam konteks Negara mahasiswa pun memiliki prespektif yang diambil dari refrensi sejarah negara ini terbentuk pada tanggal 17 agustus 1945 ,bagaimana sejarah menggambarkan pendirian negara Indonesia itu dalam situasi kebimbangan para pendiri bangsa (soekarno ,hatta dll)  dalam mensegerakan pembentukannya. Sehingga para mahasiswa/pemuda ini bersifat kritis terhadap mereka, sehingga terjadilah pencurian di rengasdengklok pada tanggal 16 agustus 1945. setelah pencurian itu baru para pendiri bangsa ini sadar kita harus segera merdeka. Lihat bagaimana negara ini berdiri terjadi karena sebuah kekritisan mahasiswa terhadap para pemangku wewenang.

Dari mahasiswa untuk Indonesia masa depan
           
           Masa lalu telah banyak mengajarkan begitu luar biasanya perjuangan bangsa dan negara ini . Dari sejarah Indonesia ini kita dapat mengetahui posisi mahasiswa yang begitu sangat penting dalam setiap perjalanan  zaman yang telah berlalu pada bangsa ini . keterkaitan sejarah dan hari ini sungguh sangat penting karena ini berbicara rekonstruksi yang telah di bangun di masa lalu dan di rasakan di masa ini . Begitupun masa depan tentu tidak akan pernah lepas dari apa yang terjadi di masa ini, karena masa depan adalah  hasil pekerjaan-pekerjaan pada masa ini.
            
           Penyadaran pekerjaan yang ditanam hari ini lalu di tuai di masa yang akan datang adalah cara berpikir manusia-manusia sejarah yang telah membuahkan hasil di masa kita ini. Kebebasan dan kenikmatan Indonesia hari ini tentu adalah bagian dari cita-cita para manusia-manusia sejarah tersebut. Maka dalam pembawaan gagasan kebangsaan bagi mahasiswa harus berdasr pada pemhaman sejarah yang kuat sehingga tindakan hari ini adalah cita-cita di masa yang akan datang.
           
              Mahasiswa tetap meyadari perannya sebagai kaum intelektual yang tidak lepas dari budaya-budaya keilmuan, mereka bukanlah pemangku jabatan-jabatan yang bisa mampu merubah berbagai kebijakan-kebijakan. Tapi mahasiswa lebih kepada narasi-narasi kehidupan yang digemakan keseluruh masyarakat. Maka pada posisi kebangsaan mahasiswa mempunyai nilai-nilai optimisme,kesatuan dan kebangkitan. Sedangkan pada posisi negara mahasiswa adalah elemen kaum menengah yang melihat realita di bawah (masyarakat tertindas) dan juga mampu memiliki kemampuna berbicara ilmiah keatas (penguasa), hal ini menyebabkan ada proses perbaikan terhadap negara jika sudah tidak tepat pada treknya (konstitusi) .


Poin utamanya adalah optimisme kebangsaan dan perbaikan negara harus terus di lakukan oleh mahasiswa dari masa ke masa  secara kebersinambungan agar tidak terjadi keterputasan dengan sejarah sebelumnya. hal ini menjadi penting karena bangsa dan negara ini sedang mencari titik ideal yang sesungguhnya (Indonesia Madani) . Indonesia madani adalah cita-cita semua masyarakat tapi sekali lagi harus ada peran masing-masing dalam mewujudkannya , begitupun elemen mahasiswa yang menjadi pusaran itu karena mereka berbicara tentang dimensi pemimpin-pemimpin masa depan . dan mahasiswa lah yang juga memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan Indonesia Madani dalam kehidupan nyata ini.