Laman

Kamis, 02 Januari 2014

Mahasiswa dan Indonesia (Optimisme kebangsaan, Perbaikan kenegaraan)


Oleh : Naufan Rizqullah  

.."Pemuda berjuang sekarang ini, harus pengertiannya diisi dan penglihatannya dirubah, supaya ia jangan merendah menjadi binatang berkelahi saja, akan tetapi dapat menjadi pemuda
revolusioner yang menghadapi dunia baru, pemuda yang bercita-cita dan mempunyai kesadaran serta pengertian yang jernih tentang duduk perjuangannya untuk rakyat"..
(Sutan Sjahrir, perjoengankan kita)

Akumulasi sejarah Indonesia sebagai bangsa dan negara sampai hari ini telah menempatkan ia pada suatu posisi yang teramat mulia . Bagaimana sebuah bangsa dan negara yang terdiri dari  keberagaman manusia , wilayah geografis yang luas dan kekayaan alam menyatu dalam sebuah kata yang bernama Indonesia . Tapi perlu kita sadari kemuliaan Indonesia ini ternyata tidak pada "maqam" yang sesuai.  meminjam kata dari Anis Matta : "Indonesia ialah sepengggal firdaus di bumi", tapi kita tidak pernah memprespektifkan bangsa dan negara ini seperti itu bahkan tak jarang dari kita terlalu mendeskrditkan bangsa dan negara sendiri . Di satu sisi kita terlalu merendahkan harga dirinya tapi sesungguhnya Indonesia memiliki maqam tertingginya sebagai bangsa dan negara yang sangat mulia dalam peradaban bumi yang luas ini .

Indonesia sebagai bangsa dan negara

            Pada awalnya masyarakat Indonesia ini hadir dengan nilai-nilai yang terus bergulir dari sejarah kehidupan mereka dalam peradaban dunia , ini menjadi menarik jikalau kita bahas terminologi geografis yang pertama kali dicetuskan oleh gajah mada yang kita kenal dalam satu kata yang bernama "nusantara", Dimana kondisi dulu orang tak pernah berpikir bagaimana jika pulau-pulau yang terbentang luas dengan orang beragam ini disatukan saja menjadi sebuah entitas masyarakat majemuk. Tapi nilai luhur masyarakat sudah sangat menjujunjung tinggi kebhinekaan  dan tidak banyak menjadi permasalahan yang subtansi kala itu.
  
          Maka mulai hadir dalam benak kita, masyarakat majemuk ini sudah beratus-ratus tahun bersama dalam suatu entitas apakah ada struktural yang menjelaskan masyarakat ini memang masih bersama dalam bingkai yang sama padahal fakta sejarah selanjutnya masyarakat ini terjajah dalam waktu yang lama. Inilah yang menjadi menarik walaupun masyarakt ini terjajah fisiknya tapi mereka masih punya nilai persatuan yang sudah diwaris sejak lama oleh gajah mada kala itu. Jadi penjajahan yang dilakukan asing memang secara fisik masyarakat ini secara kekayaan sumber daya terkeksploitasi tapi secara jiwa mereka masih punya ruh  untuk kebangkitan dan menjadi masyarakat yang kuat dan bervolusi menjadi sebuah bangsa. sehingga kita tahu pada 1928 masyarakat ini mendeklarisakan diri sebaga satu kesatuan kebangsaan yang ketika saat itu diwakili ole pra pemuda yang tercetus dalam ikrar "Sumpah Pemuda".

Momentum deklarasi sumpah pemuda ini mulai seperti pemantik kembali semua individu-individu dalam etentitas untuk sadar dan bangkit. mereka mulai berani turun ke ruang-ruang untuk meneriakan satu nilai yang selama ini terkaburkan oleh para penjajah, "kami adalah kesatuan kekuatan masyarakat yang punya hak untuk tanah ini". Para pemuda dan masyarakat ini sadar ternyata tidak cukup hanya sekedar teriakan dan ikrar saja, kekonkritan kebangkitan dimulai dengan keinginan soekarno bahwa bangsa ini punya hak merdeka sebagai negara yang pemerintah dan rakyatnya harus dari para pribumi-pribumi yang mendiami  tanah ini secara ratusan tahun.

Keinginan memerdekakan tanah ini dan membentuk negara ini di amini oleh seluruh elemen masyarakat khususnya para pemuda dan kaum intelektual. Perlu dijelaskan merdekanya suatu bangsa konkritisasinya adalah terbentuknya negara yang memiliki kedaulatan. Lalu atas desakan pemuda merdekalah negara kesatuan  Republik Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945.

Mahasiswa dan sejarah Indonesia
            
         Mahasiswa/pemuda adalah bagian yang tentu tidak bisa dilepaskan dari sejarah kelahiran Indonesia baik sebagai bangsa dan negara, karena merekalah pencetusnya dan pusat pusaran dari kelahiran Indonesia itu sendiri . berarti bisa dikatakan dalam bahasa yang lebih lugasnya merekalah yang paling bertanggung jawab atas yang terjadi setelah kelahiran Indonesia ini.
            
          Harus diakui dari seluruh perjalanan panjang sejarah Indonesia mahasiswa ternyata masih terus memiliki kesinambungan karya-karya sehingga terciptalah sejarah-sejarah baru di Indonesia. Setelah kemerdekaan mahasiswa ternyata tidak  berhenti untuk terus berkarya, maka teringatlah tentang pembubaran pki, runtuhnya soekarno dan soeharto ditangan para mahasiswa.
            
           Jika kita perhatikan fakta sejarah tentang mahasiswa seperti menyusun sebuah bangunan Indonesia dengan prespektif yang tidak pernah dipikirkan oleh orang-orang tua . Hal ini dibuktikan bagaimana mereka memandang Indonesia sebagai bangsa dan prespektif mereka sebagai negara di posisi lain. Cara memandang mahasiswa ini karena kepahaman yang kuat mahasiswa itu sendiri terhadap kesejarahan yang sudah berlalu cukup lama di tanah ini .

            Prespektif mahasiswa tentang kebangsaan bisa kita lihat tentang , tercetusnya pertama kali nama "bangsa Indonesia" dalam sumpah pemuda. makna bangsa Indonesia dalam sumpah pemuda ini melukiskan tentang keberdayaan masyarakat dan kekuatan nilai yang bergumul di dalamnya. Lukisan kebangsaan ini berbicara tentang narasi-narasi persatuan masyarakat yang melawan hegemoni penjajah kala itu. Para mahasiswa ingin menggambarkan bahwasanya masyarakat/pribumi  mempunyai kekuatan yang siap menjadi sekolompok masyarakat yang memiliki harga diri ,martabat dan hak atas tanah air mereka. Paradigma berpikir kebangsaan adalah bagaimana kita memposisikan diri kita sendiri, atau harapan tentang kumpulan masyarakat ini .

            Sedangkan dalam konteks Negara mahasiswa pun memiliki prespektif yang diambil dari refrensi sejarah negara ini terbentuk pada tanggal 17 agustus 1945 ,bagaimana sejarah menggambarkan pendirian negara Indonesia itu dalam situasi kebimbangan para pendiri bangsa (soekarno ,hatta dll)  dalam mensegerakan pembentukannya. Sehingga para mahasiswa/pemuda ini bersifat kritis terhadap mereka, sehingga terjadilah pencurian di rengasdengklok pada tanggal 16 agustus 1945. setelah pencurian itu baru para pendiri bangsa ini sadar kita harus segera merdeka. Lihat bagaimana negara ini berdiri terjadi karena sebuah kekritisan mahasiswa terhadap para pemangku wewenang.

Dari mahasiswa untuk Indonesia masa depan
           
           Masa lalu telah banyak mengajarkan begitu luar biasanya perjuangan bangsa dan negara ini . Dari sejarah Indonesia ini kita dapat mengetahui posisi mahasiswa yang begitu sangat penting dalam setiap perjalanan  zaman yang telah berlalu pada bangsa ini . keterkaitan sejarah dan hari ini sungguh sangat penting karena ini berbicara rekonstruksi yang telah di bangun di masa lalu dan di rasakan di masa ini . Begitupun masa depan tentu tidak akan pernah lepas dari apa yang terjadi di masa ini, karena masa depan adalah  hasil pekerjaan-pekerjaan pada masa ini.
            
           Penyadaran pekerjaan yang ditanam hari ini lalu di tuai di masa yang akan datang adalah cara berpikir manusia-manusia sejarah yang telah membuahkan hasil di masa kita ini. Kebebasan dan kenikmatan Indonesia hari ini tentu adalah bagian dari cita-cita para manusia-manusia sejarah tersebut. Maka dalam pembawaan gagasan kebangsaan bagi mahasiswa harus berdasr pada pemhaman sejarah yang kuat sehingga tindakan hari ini adalah cita-cita di masa yang akan datang.
           
              Mahasiswa tetap meyadari perannya sebagai kaum intelektual yang tidak lepas dari budaya-budaya keilmuan, mereka bukanlah pemangku jabatan-jabatan yang bisa mampu merubah berbagai kebijakan-kebijakan. Tapi mahasiswa lebih kepada narasi-narasi kehidupan yang digemakan keseluruh masyarakat. Maka pada posisi kebangsaan mahasiswa mempunyai nilai-nilai optimisme,kesatuan dan kebangkitan. Sedangkan pada posisi negara mahasiswa adalah elemen kaum menengah yang melihat realita di bawah (masyarakat tertindas) dan juga mampu memiliki kemampuna berbicara ilmiah keatas (penguasa), hal ini menyebabkan ada proses perbaikan terhadap negara jika sudah tidak tepat pada treknya (konstitusi) .


Poin utamanya adalah optimisme kebangsaan dan perbaikan negara harus terus di lakukan oleh mahasiswa dari masa ke masa  secara kebersinambungan agar tidak terjadi keterputasan dengan sejarah sebelumnya. hal ini menjadi penting karena bangsa dan negara ini sedang mencari titik ideal yang sesungguhnya (Indonesia Madani) . Indonesia madani adalah cita-cita semua masyarakat tapi sekali lagi harus ada peran masing-masing dalam mewujudkannya , begitupun elemen mahasiswa yang menjadi pusaran itu karena mereka berbicara tentang dimensi pemimpin-pemimpin masa depan . dan mahasiswa lah yang juga memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan Indonesia Madani dalam kehidupan nyata ini.            

Rabu, 10 April 2013

Apakah kita hidup bebas atau ditentukan oleh nilai ?


oleh Naufanelreal

Dalam kehidupan ini tentu kita akan bertanya  bagaimana seorang manusia itu bebas ? , apa arti kebebasan bagi manusia itu? , dan bagaimana dengan nilai-nilai dan kebebasan itu? . dan itulah berbagai pertanyaan yang sangat diwajarkanPemikiran mengenai kebebasan manusia muncul seiring dengan pemikiran tentang peranan manusia di dunia, bahwa tidak sepenuhnya keberadaan manusia di dunia ditentukan oleh kekuatan-kekuatan yang lebih tinggi. Manusia di dunia mempunyai peranan dalam membangun kehidupannya. Aktualisasi yang selalu dilakukan menimbulkan sebuah kesadaran akan dirinya dengan kemampuannya, dan kesadaran akan dunia dan lingkungan yang ada disekitarnya. Istilah kebebasan dari segi etimologi adalah kata sifat berasal dari kata “bebas”, yang berarti merdeka, tak terkendali. Dalam kamus besar Bahasa Indonesia kata “bebas” mempunyai arti lepas sama sekali, dalam arti tidak terhalang, tidak terganggu, sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, tiap-tiap anggota dapat mengungkapkan pendapatnya.

Kebebasan

Secara etimologi makna kebebasan, tidak dapat dipastikan artinya. Kata bebas menggambarkan pada suatu kondisi yang memungkinkan seseorang tidak terikat pada sesuatu hal yang lain, lepas dari kewajiban atau tuntutan yang lain, murni dilakukan oleh dirinya sendiri. Seseorang lebih cenderung menyatakan ia “bebas untuk”, daripada menyatakan ia “bebas dari” sesuatu. Dalam konteks kebebasan manusia, berarti ketiadapaksaan. Ada beberapa macam kebebasan dan paksaan, yaitu kebebasan fisik dan kebebasan moral, paksaan fisik dan paksaan moral. Kebebasan fisik berarti tiadanya paksaan fisik, sedangkan kebebasan moral adalah ketiadapaksaan moral atau hukum. Ketika seseorang merasa tertekan pada kondisi psikologisnya ia belum merasakan kebebasannya, karena kebebasan psikologis adalah ketiadapaksaan psikologis. Suatu paksaan psikologis dapat berupa kecenderungan kecenderungan yang memaksa seseorang untuk melakukan perbuatan-perbuatan tertentu atau sebaliknya membuatnya tidak mungkin melakukan beberapa kegiatan tertentu.

Istilah kebebasan manusia menggambarkan seseorang tidak mendapat paksaan, tuntutan, ataupun kewajiban dan tanggungjawab, akan tetapi dengan adanya kebebasaan seseorang dapat merasakan makna keberadaannya selaku sebagai manusia.

Manusia di dunia mempunyai sebuah tujuan. Tujuan dari hidup manusia adalah meraih sebuah kebahagiaan, sedangkan kebahagian tidak dapat dicapai ketika sesorang tidak mengaktualisasikan dalam sebuah tindakan, dalam bentuk kebebasan manusia. Hal ini dapat dilihat dalam kehidupan seseorang, bahwa seseorang yang arif bijaksana, berfikir sendiri, berbicara berdasarkan pemahamannya sendiri dan menyatakan apa yang dikatakan olehnya dan juga ia mengetahui mengapa ia menyatakannya, dengan dibandingkan dengan seseorang yang dangkal pemikirannya, yang selalu ikut-ikutan dan hanya mengulangi apa yang dikatakan orang lain.

John Stuart Mill, dalam karyanya, On Liberty, merupakan pertama yang menyadari perbedaan antara kebebasan sebagai kebebasan bertindak dan kebebasan sebagai absennya koersi. Dalam bukunya, Two Concepts of Liberty, Isaiah Berlin secara resmi merangka perbedaan antara dua prespektif ini sebagai perbedaan antara dua konsep kebebasan yang berlawanan: kebebasan positif dan kebebasan negatif. Penggunaan lain kemudian sebuah kondisi negatif di mana individu dilindunggi dari tirani dan arbrituari yang dilakukan oleh otoritas, sementara yang sebelumnya memasukan hak untuk memakai hak sipil, seperti pembuatan kantor.

Mill menawarkan penelusuran dalam pernyataan dari tirani lembek dan kebebasan mutual dengan prinsip gangguan. Keseluruhan, penting untuk memahami konsep ini ketika mendiskusikan kebebasan karena semuanya mewakili bagian kecil dari teka-teki besar yang dikenal dengan Kebebasan (filosofi). Dalam pengertian filosofis, moralitas harus berada di atas tirani dalam semua bentuk pemerintahan yang sah. Jika tidak, orang akan dibiarkan berada dalam sistem sosietal yang diakari oleh keterbelakangan, ketidakteraturan, dan regresi

liberty”, artinya keadaan dimana seseorang bebas dari dan untuk berbuat atau melakukan sesuatu. Yang disebut pertama adalah kebebasan negatif, dimana segala bentuk pengaturan dan pembatasan berupa suruhan, larangan ataupun ajaran, dianggap berlawanan dengan kebebasan; manakala yang kedua (bebas untuk) dinamakan kebebasan positif, dimana seseorang boleh menentukan sendiri apa yang ia kerjakan.

Persoalan kebebasan manusia dalam pandangan Karl Marx, adalah bagaimana manusia mampu menciptakan dirinya sendiri sebagai majikannya. Artinya bagaimana manusia sebagai individu yang mempunyai totalitas untuk mampu melakukan secara total hubungan dengan dunia, mampu melihat, mendengar, berfikir dan berkehendak.
Nilai , norma dan moral
            
Kebebasan manusia akan berhadapan pada suatu batas. Dan batasan ini di namakan sebuah nilai dan norma . Nilai adalah sesuatu yang berguna dan baik yang dicita-citakan dan dianggap penting oleh masyarakat.sesuatu dikatakan mempunyai nilai,apabila mempunyai /kegunaan,kebenaran,kebaikan,keindahan dan religiositas Nilai adalah sesuatu yang abstrak, bukan konkret. Nilai hanya bisa dipikirkan, dipahami, dan dihayati. Nilai juga berkaitan dengan cita-cita, harapan, keyakinan, dan hal-hal yang bersifat batiniah. Menilai berati menimbang, yaitu kegiatan manusia yang menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain untuk mengambil suatu keputusan.

 Sedangkan Norma merupakan ketentuan yang berisi perintah-perintah atau larangan-larangan yang harus dipatuhi warga masyarakat demi terwujudnya nilai-nilai.

Norma merupakan suatu aturan-aturan yang berisi perintah,larangan,dan sanksi-sanksi bagi yang melanggarnya.pada dasarnya norma merupakan nilai,tetapi disertai dengan sanksi yang tegas terhadap pelanggarnya.norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong bahkan menekan perorangan,kelompok,atau masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial.
    
        Nilai dan norma merupakan dua hal yang saling berhubungan dan sangat penting bagi terwujudnya suatu keteraturan masyarakat.nilai dalam hal ini adalah ukuran,patokan,anggapan dan keyakinan yang dianut orang banyak dalam suatu masyarakat.keteraturan ini bisa terwujud apabila anggota masyarakat bersikap dan berperilaku sesuai dan selaras dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku.

seseorang yang ingin memenuhi kebutuhan  sosial seperti,kegiatan bersama harus memerhatikan dan melaksanakan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.apabila dalam memenuhi kebutuhan tersebut mengabaikan nilai dan norma sosial yang berlaku,tentunya ketertiban dan keteraturan sosial tidak akan terwujud.

Norma-norma tersebut berlaku dan terdapat pada masyarakat Indonesia. Masing-masing norma mempunyai perbedaan satu sama lain. Khusus norma hukum, dibuat oleh lembaga yang berwenang serta memiliki sanksi yang lebih tegas.

Sedangkan pengertian moral berasal dari kata mos (mores) yang sinonim dengan kesusilaan, kelakuan. Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan buruk, yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia.

Seorang pribadi yang taat kepada aturan-aturan, kaidah-kaidah dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakatnya, dianggap sesuai dan bertindak secara moral. Jika sebaliknya yang terjadi maka pribadi itu dianggap tidak bermoral.

Moral dalam perwujudannya dapat berupa peraturan dan atau prinsip-prinsip yang benar, baik terpuji dan mulia. Moral dapat berupa kesetiaan, kepatuhan terhadap nilai dan norma yang mengikat kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Bagaimana sikap manusia antara kebebasan dan aturan ?

Disinilah manusia kembali menata posisi bagaimana ia berada dalam benar-benar  pada kebebasan yang memang pada posisi yang lepas tanpa arah atau memang harus mematuhi aturan/nilai yang sudah menjadi konsensus bersama . kebebasan bagi kita ketika ia tidak ada keterikatan yang mengekang manusia yang berkenaan dirnya pribadi baik interaksi antar sesama manusia atau gerakan ia sebagai bentuk aktualisasi , tapi di sisi lain aturan meminta  kita untuk taat dan mematuhi . bentrokan hebat ini kadang manusia lupa bagaimana memberikan batasan pada hidupnya khususnya dalam berperilaku.  Moral , nilai aturan dan norma menjadi batasan dalam kita berinteraksi maupun kegiatan individu , disini ada garis besar yaitu bagaimana batasan ini terangkup dalam agama individu itu masing-masing , dilanjutkan oleh konsensus bersama .

Maka bagi orang yang beragama, kebebasan mengandung tiga makna sekaligus. Pertama, kebebasan identik dengan fitrah’  yaitu tabiat dan kodrat asal manusia sebelum diubah, dicemari, dan dirusak oleh sistem kehidupan di sekelilingnya. Pada awalnya manusia lahir dengan suci ,namun orang-orang di sekelilingnya kemudian mengubah statusnya tersebut menjadi ingkar dan angkuh kepada tuhannya. Maka orang yang bebas ialah orang yang hidup selaras dengan fitrahnya, karena pada dasarnya ruh setiap manusia telah bersaksi bahwa ada tuhan yang maha esa .

Sebaliknya, orang yang menyalahi fitrah dirinya sebagai  sesungguhnya tidak bebas, karena ia hidup dalam penjara nafsu.

Makna kedua dari kebebasan adalah daya kemampuan  dan kehendak  atau keinginan  yang tuhan berikan kepada kita untuk memilih jalan hidup masing-masing. Apakah jalan yang lurus ataukah jalan yang lekuk. Apakah jalan yang terjal mendaki ataukah jalan yang mulus menurun . Kebebasan di sini melambangkan kehendak, kemauan dan keinginan diri sendiri. Bebasnya manusia berarti terpulang pada tujuan mereka hidup dan untuk siapa mereka hidup .

Ketiga, kebebasan dalam berarti  memilih yang baik .sesuai dengan akar katanya, ikhtiar menghendaki pilihan yang tepat dan baik, yang mengakibatkan baik ataupun buruk. Oleh karena itu, orang yang memilih keburukan, kejahatan, dan kekafiran itu sesungguhnya telah menyalahgunakan kebebasannya. Sebab, pilihannya bukan sesuatu yang baik. Di sini kita dapat mengerti mengapa dalam dunia manusia tidak dibiarkan bebas untuk membunuh manusia lain.

Jadi, dalam tataran tertentu, kebebasan sejati mencerminkan ilmu dan adab, manakala kebebasan palsu mencerminkan kebodohan dan keterbelakangan. Kebebasan seharusnya dipandu ilmu dan adab supaya tidak merusak tatanan kehidupan. Maka janganlah kebebasan itu menyebabkan kebablasan, sebab kebebasan sendiri memiliki batas seperti halnya sebuah aturan yang memiliki batas ukuran untuk menentukan aturan yang menjadi sebuah pedoman.

Logikanya kebebasan merupakan bentuk sebuah lingkaran atau sebuah kubus yang di dalamnya terdapat garis pembatas, jika garis tersebut diumpamakan aturan atau sebuah hukum maka apabila seseorang keluar dari sebuah kubus ataupun lingkaran, dia akan menjumpai lingkaran lagi yang lebih besar atau sebuah kubus lagi yang lebih besar, begituah sunnatullah yang berlaku di alam semesta ini. Kebebasan manusia yang sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para ahli fikir bahkan ahli dzikir. Para agamawan mulai mempertanyakan kembali hakekat kebebasan pada diri manusia, bahwa sejauh mana

Kebebasan merupakan sebuah tindakan atau perbuatan  yang bermula dari kehendak untuk melakukan. Sementara menurut Prof. Dr Driyarkara, seorang filsuf Indonesia kontemporer, menulis dalam bukunya bahwa kemerdekaaan atau kebebasan merupakan kekuasaan untuk menentukan diri sendiri untuk berbuat atau tidak berbuat


refrensi bacaaan
K.Bertens , Etika , gramedia pustaka utama , 1993
Nico Syukur Dister OFM, Filsafat Kebebasan, (Kanisius,     Yogyakarta, 1998)
Departemen Kebudayaan dan pendidikan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Balai Pustaka, Jakarta, 1993)
referensimakalah.com/2012/10/pengertian-kebebasan-manusia
ansorimuhammad.wordpress.com/2012/01/04/kebebasan-adalah-aturan/
my-world-ly2k.blogspot.com/2012/02/definisi-nilai-dan-norma\
lanats46.blogspot.com/2011/03/nilai-dan-norma-dalam-kehidupan

Senin, 11 Maret 2013

DESENTRALISASI DI NEGARA KESATUAN DAN NEGARA FEDERAL



 (oleh naufanelreal)
Keberadaan fungsi desentralisasi sebagai pembagian/alokasi kekuasaan dan wewenang dari pemerintah pusat ke daerah agar ada keleluasaan dan keluwesan penetapan kebijakan di daerah tentu menjadi sebuah hal yang akan menarik , baik dari segi kontrol kebijakan turunan pusat maupun kebijakan daerah itu sendiri . tapi di sisi lain bentuk negara pun sangat menentukan keberadaan fungsi desentralisasi secara umum tersebut ,  bentuk negara yang selama ini kita ketahui ada dua jenis yg menjadi acuan keterkinian di dunia ini yaitu federal dan kesatuan , walaupun di sisi lain ada yang berbentuk kerajaan dalam konteks desentralisasi kerajaan jarang memberikan kebebasan pada daerah-daerah atau bersifat absolut dari pusat sehingga yang di angkat adalah kesatuan dan federal .

Pada dasarnya desentralisasi lebih pada penguatan otonomi daerah, di mana meningkatkan partisipasi dalam demokrasi di suatu daerah tersebut , kebijakan daerah di lakukan penyesuaian agar terjadi kebijakan yang tepat di situasi yang tepat , pada konteks kesatuan dan federal ini sangat jauh bertentangan jenisnya .
            
Pada negara kesatuan kita akan lebih gampang menemukan kosakata desentralisasi, ini disebabkan negara kesatuan lebih bersifat tidak ada negara dalam negara atau dalam wilayah suatu negara hanya ada pemusatan daerah dalam bentuk negra yang hanya satu saja , sehingga makna desentralisasi yang penguatan otonomi daerah dari pemerintah pusat sering kita jumpai , faktor yang sangat berpengaruh dalam desentralisasi negara kesatuan adalah masih adanya keterkaitan dan keterbutuhan antara pemerintahan pusat dan daerah , sehingga hak-hak desentralisasi lebih terasa di negara kesatuan ini . Hal ini persis yang Dijabarkan juga oleh Koswara (1996) bahwa Desentralisasi pada dasarnya mempunyai makna yaitu melalui proses desentralisasi urusan-urusan pemerintahan yang semula termasuk wewenang dan tanggung jawab pemerintah pusat  sebagian diserahkan kepada pemerintah daerah agar menjadi urusan rumah tangganya sehingga urusan tersebut beralih kepada dan menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Sehingga kamus desentralisasi kadang lebih cocok pada bentuk negara kesatuan secara umum.
Posisi negara kesatuan dalam desentralisasi tetap mengacu pada setiap kebijakan pemerintah pusat , atau lebih bersifat penguatan daerahnya inipun masih dalam tahapan pengontrolan , seperti di jelaskan sebelumnya karena keterkaitan antara satu dengan sama lain menyebabkan tanggung jawab di daerah pun tetap menjadi tanggung jawab di pusat pula.

Sedangkan dalam negara federal seperti amerika serikat , ia menerapkan dalam suatu negara ada pula negara , intinya dalam proses desentralisasi di negara yang bersifat federal adalah penyerahan kekuasaan secara utuh kepada negara bagian tersebut. Kewenangan yang diberikan oleh pusat sangatlah menyeluruh urusan negara bagian adalah urusan negara bagian itu sendiri , secar keterkaitan dengan pusat tidak ada keterkaitan yang bersifat mengikat atau kebijakan yang bersifat turunan untuk masyarakat negara bagian tersebut , hal ini bisa kita sebut sebagai penguatan otonomi khusus.

Tapi disisi lain negara federal pun kadang dalam formatnya sering menyuarakan kesatuan dari negara-negara tersebut . Maka tepatlah kiranya kalau  Dicy menggambarkan negara federal itu sebagai suatu perakalan untuk mengadakan suatu peraduan antara kesatuan dan kekuatan nasional dengan pengertian bahwa negar-negara bagian itu masih tetap memiliki hak-haknya. Jadi proses desentralisasi dalam suatu negara federal lebih bersifat kerjasama bukan saling membutuhkan .

Rabu, 26 Desember 2012

GERAKAN POLITIK KAMMI



(oleh naufanelreal)

Sudah menjadi ciri dari gerakan mahasiswa bahwa ia tidak akan terlepaskan dengan sesuatu yang berkenaan politik dan sehingga gerakan mahasiswa kini sudah menjadi kesatuan tersendiri dengan gerakan politik yang ada di indonesia . kita dapat melihat para mantan  aktivis-aktivis mahasiswa kini dari berbagai gerakan sudah masuk pada tataran konstelasi politik baik kedaerahan maupun nasional , baik yang menjadi kader parpol tertentu ataupun para pemegang kebijakan di berbagai lembaga kenegaraan.

Di sini Kammi (Kesatuan aksi mahasiswa muslim indonesia) menjadi salah satu gerakan mahasiswa yang berada pada lingkaran  tersebut tapi mungkin perlu di catat di sini sebagai organisasi/gerakan mahasiswa yang baru berumur 14 tahun ini menyadari keberadaannya ini harus menjadi pembeda dari gerakan mahasiswa lain yang sudah sangat berpengalaman dalam pergelutan dan eksistensi sebagai gerakan mahasiswa . Kammi hari ini harus mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada di depannya khususnya pengokohan gerakan politiknya secara mandiri dan khas baik skala kekampusan sebagai ranahnya bernaung dan nasional sebagai konkritisasi dalam suatu gerakan mahasiswa  .


Gerakan politik  pembawa kebermanfaatan dan kemaslahatan

Dalam keadaan negeri yang carut marut ini Kammi sedang berpijak , kasus-kasus korupsi yang sungguh banyak jumlahnya , tindak tanduk kejahatan yang merajalela , pemimpin-pemipin yang dzalim bahkan pemikiran-pemikiran yang jauh dari nilai – nilai kebaikan sudah berseliweran  di sekitar kita dan terus meracuni generasi-generasi muda khususnya kaum intelektual yang berada di kampus  bahkan hidup secara hedonisme mebuang-buang uang secara cuma-Cuma .  keadaan yang rumit  membuat semua elemen masyarakat seakan panik mereka tidak dapat merasakan ketenangan berada pada negeri ini.

Kader-kader Kammi sangat menyadari pasti banyaknya problematika umat yang harus mereka di hadapi , mengusung perbaikan itu pun sudah menjadi keharusan bagi mereka setidaknya pada ranah yang mereka pijak yaitu kekampusan dan juga memiliki legitimasi sebagai gerakan perbaikan secara nasional. Dalam mengusung suatu gerakan ia butuhkan sebuah konsep yang di mana memiliki nilai-nilai perbaikan tersebut yaitu dakwah .

Dakwah di sini ialah seruan menuju perbaikan diri maupun sosial , di sinilah letak yang menjadi pondasi gerakan politik Kammi ia membawa ruh penebaran manfaat dengan nilai-nilai islam yang untuk semua kalangan (rahmatan lil alamin) dan upaya mencapai ketenangan dari berbagai permasalahan yang ada atau bisa di sebut kemaslahatan bersama . maka dua nilai ini yang harus di bawa setiap kader Kammi kebermanfaatan dan kemaslahatan .

Langkah-langkah politik Kammi

Dalam  suatu gerakan politik  dia harus memiliki langkah-langkah strategis untuk menggolkan tujuan ataupun nilai-nilai yang ingin tersampaikan , di sini kembali menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi Kammi untuk mengambil langkah-langkah politik tapi lebih konsen pada “gerakan mahasiswa”  , butuh langkah strategis di mana posisi mahasiswa bukanlah pemegang kebijakan tapi hanya sebagai controlling saja .

Ternyata tantangan inilah yang menggalaui semua gerakan mahasiswa yang ada minimnya kekuatan dan romantisme masa lalu dengan keberhasilan gerakan reformasi 1998 membuat mahasiswa kini gerakannya lebih pragmatis dan oportunis saja .

Kader-kader KAMMI tentu harus  sangat menyadari hal ini dengan nilai  besar yang di usungnya dan tanggung jawab moral yang di embannya . Kammi saat ini mencari-cari formulasi gerakan mahasiswa yang lebih ekskalatif dan memiliki posisi yang kuat dalam fungsi mahasiswa sebagai controllingnya . permanfaatan sarana seperti media dan ranah-ranah lain harus di manfaatkan dengan baik dan di selaraskan dengan nilai yang di usungnya.

Aksi-aksi kammi harus lebih bersifat berkelanjutan bukan hanya formalitas belaka , hadir di setiap momentum politik baik daerah maupun nasional harus lebih di masifkan , pembentukan  opini di masyarakat  pun harus mampu menjadi corong sosialisasi nilai politik yang di usung kammi ,dan membangun hubungan baik dengan seluruh gerakan mahasiswa untuk menambah jaringan dan wawasan Kammi dalam bergerak di kancah perpolitikan.


Rabu, 15 Agustus 2012

SPIRIT PEMUDA RENGASDENGKLOK , REFLEKSI PEMUDA KINI !


kultwit @naufanelreal tentang semangat pemuda rengasdengklok 



1. 16 agustus hari yang cukup bersejarah bagi para pemuda indonesia #SemangatPemuda

2. pencurian rangasdengklok sebuah simbol karya nekat pemuda indonesia untuk bangsanya #SemangatPemuda

3. di saat para petua sedang galau mau merdeka atau tidak, tapi para pemuda menjadi garda terdepan mendesak untuk segra merdeka #SemangatPemuda


4. lihatlah para pemuda rangasdengklok mereka ga perlu galau untuk mengatak merdeka atau mati #SemangatPemuda

5. "kemerdekaan itu ga bakal bisa di dapat kalau masih ada intervensi pihak asing (jepang kala itu)" pemuda rengasdengklok #SemangatPemuda

6. memang nyawa menjadi taruhan mereka (pemuda rengasdengklok) karena melawan petua yang di fasilitasi pihak asing kala itu #SemangatPemuda

7. sehingga penculikan soekarno dan hatta oleh pemuda rengasdengklok itu tidak ter elakan untuk mencapai kemerdekaan #SemangatPemuda

8. mungkin terkesan memaksa tapi itulah jalan pikir para pemuda rengasdengklok yg sungguh visioner #SemangatPemuda

9. dengan pengorbanan yg besar dari para pemuda inilah para kaum tua menjajnikan kemerdekaan pad esok hari yaitu 17 agustus #SemangatPemuda

10. kemerdekaan itu pun di raih berkat kenekatan para pemuda rengasdengklok #SemangatPemuda

11. sungguh hikmah 16 agustus 1945 dari para pemuda bisa di tularkan untuk para generasi pembaharu di era reformasi ini #SemangatPemuda

12. kalau bukan pemuda siapa lagi yg bisa mewujudkan kemerdekaan 1945 , begitupun tahun 2012 apakah sudah benar merdeka ? #SemangatPemuda

13. semangat perlawanan kepada pihak asing (jepang ) yg terus mengintervensi kemerdekaan , apakah tahun 2012 pemuda bisa? #SemangatPemuda

14 . para pemuda mendesak pemegang hak utk mewujudkan kemerdekaan , apakah pemuda 2012 bisa? #SemangatPemuda

15. pemuda rengasdengklok telah membuktikan kalau mereka bisa , sungguh pemuda 2012 pun pasti bisa #SemangatPemuda

16. semoga pemuda rengasdengklok bisa menjadi ibroh bagi kita pemuda yg hidup di zaman reformasi #SemangatPemuda ... wallahu alam


follow

https://twitter.com/
@naufanelreal

Rabu, 06 Juni 2012

KEBERADAAN MAHASISWA DAN PENGARUH SOSIAL YANG TIMBUL





Oleh :   (naufanelreal)

Krisis sosial dewasa ini semakin mencapai titik di luar kenormalan , metamorfosa perubahan zaman menjadi alih – alih dalam keadaan yang rumit ini , kebobrokan moral semakin merabah di setiap pelosok nusantara tak terkecuali , di tambah lagi situasi politik negeri ini yang tak akan pernah habis permasalahannya . kembali lagi yang menjadi kambing hitam dan sorotan keadaan pelik ini adalah para kaum muda intelek atau yang biasa kita sebut mahasiswa . peranan sebagai agen perubahan  mungkin banyak di lalaikan oleh mahasiswa itu sendiri , kapasitas ke ilmuan mereka pun seakan seperti seongok sampah yang tidak terpakai di masyarakat , penyakit hedonisme mulai menggandrungi para intelek  muda tersebut bahkan kehancuran moral dan etika bukan  lagi hal yang tabu  , terbesitlah pertanyaan di kepala kita semua ini “ apakah mereka cocok menjadi  pewaris negeri ini ? “


“Agent of liberalism” di masyarakat
                 
   Permasalahan sosial kompleks yang terjadi di masyarakat mengarah kepada nilai – nilai yang terdapat  di masyarakat tersebut pula sehingga para mahasiswa yang notabenenya adalah seorang muda yang memiliki semangat dan gairah dalam penerapan dan pembentukan  nilai – nilai itu secara utuh menjadi acuan baik yang para anak kecil dan manula .  Runtuhnya rezim orde baru oleh mahasiswa  menjadi pertanda pembebasan indonesia dari segala macam bentuk otoriterisasi dan menjadi momen tersendiri untuk  masuknya nilai – nilai kebebasan yang tak terkontrol  .


mahasiswa pasca reformasi ini semakin mengukuhkan dirinya sebagai “agent of liberalism” kelakuan mereka ini mulai merusak konstelasi kebudayaan sopan negeri ini , banyak budaya barat mulai masuk ke dalam berbagai situasi – situasi sosial terkinian  , alih – alih akulturasi budaya pun menjadi cara tersendiri bagi para mahasiswa ini  dalam ber dalil , hidup seenaknya pun mulai terjadi menggelayuti kaula muda dan masyraakat lah yang kembali menjadi imbasnya .  jadi tidak heran lagi  kalau kasus – kasus atau krisis – krisis sosial itu pelakunya kebanyakan adalah para mahasiswa .


pandangan masyarakat terhadap mahasiswa pun mulai merubah , di satu sisi ada masyarakat yang masih menggagap keberadaannya merupakan harapan bangsa tapi di satu sisi lainnya seperti keprihatinan sosial tersendiri sebagai penerus bangsa walupun tidak semua mahasiswa seperti itu semua tapi inilah gambaran umum keberadaan mahasiswa .


Secercah harapan dari para mahasiwa masjid/mushola
                
     Tentu di balik kebobrokan moral mahasiswa yang terjadi di negeri kita ini harusnya di kontrakan dengan para mahasiswa yang memiliki kateristik moral yang baik  dan di sini lah peran mahasiswa masjid/mushola dalam menyelesaikan berbagai permasalahan atau krisis-krisis sosial yang terjadi . pembentukan kegiatan ta’lim – ta’lim tentu menjadi nilai tersendiri di masyarakat di bandingkan kegiatan music yang lebih terkesan banyak hura – hura dan mengandung nilai negative di masyarakat . Oleh karena itu peran mahasiswa masjid/mushola ini cukup strategis dalam pengembalian eksistensi kepercayaan masyarakat terhadap mahasiwa .


lembaga – lembaga kemahasiswaan seperti bem , senat , dema atau bpm haruslah menjadi ranah tersendiri untuk mahasiswa masjid/mushola dalam mengambil peran – peran penanganan krisis sosial  dengan membawa nilai – nilai moral di setiap kegiatan lembaga kemahasiswaan tersebut . karena banyak permasalahan sosial itu muncul dari tangan – tangan para mahasiswa yang tidak memiliki moral yang baik .

Jumat, 20 April 2012

“PERS , WAJAHMU KINI ???? “



oleh : naufanelreal

Pers merupakan salah satu dari pilar demokrasi ini maksudnya adalah ketika media – media yang berkembang merupakan unsur dari penerimaan informasi masyarakat tentang berbagai keadaan terkini , dimana pada posisi ini media merupakan kekuatan tersendiri dalam gerakan massa , karena demokrasi mementingkan keterbukaan dan pers ini pun juga mempunyai nilai keterbukaan dalm penyampaian informasi kepada masyarakat , menurut bu khusnul dosen politik ui , pers mempunyai dua peranan penting yaitu opini publik dan kronologi event .
Dalam fakta yang mengenai kemajuan pers setelah reformasi dan penetapan demokrasi sebagai sistem cukup menarik perhatian , di mana dunia pers ini di tuntut untuk bergerak mencari berbagai pemberitaan yang lebih terkesan sebagai provokator di masyarakat , hal ini di akui dengan pasti oleh KPI (komisi penyiaran Indonesia) dimana posisi pers memang seperti ada kepentingan yang bermain di balik pemberitaan – pemberitaan yang terjadi di masyarakat.
Tapi di satu sisi pers ini menciptakan suasana demokrasi yang lebih terbuka , karena pers itu siap hidup dan mati untuk mencari suatu kebenaran untuk di buka di masyarakat , oleh karena perlu di siapkan para wartawan –wartawan yang tangguh untuk mewujudkan cita-cita pers yaitu membuka tabir kebenaran , bahwa wartawan saat ini selalu mengalami kekerasan dari berbagai pihak baik dari  pihak aparat dan objek yang akan di cari sebagai pembuka tabir kebenaran tersebut . itulah yang terjadi di dunia pers yang saat ini kita hadapi.
Tapi hal terkonyol adalah setiap media ini memiliki rasa yang paling benar dalam pemberitaan , jadi pers saat ini memang sebagai tonggak pengalihan isu yang berkembang di masyarakat . sehingga setiap pers mengeluarkan keputusan pasti itu menjadi acuan kacamata masyarakat pada isu – isu terkini , sehingga bisa dikatakan bahwa pers ini memiliki nilai untuk memperburuk demokrasi yang sedang berjalan itulah keadaan pers terkini dan menjadi korban dari pemberitaan yang bisa kita bilang suatu kebohongan dan itu bukan hal yang tabu lagi dalam dunia pers . Apalagi kalau ada media  yang suka membuat kajian tentang permasalahan bangsa dan menjelekkan partai yang ada sekarang tampil panggung politik di satu sisi ia pun mengkampanyekan partai lain , alias di tunggangi.
memang harus di akui bahwa iniliah fakta , tapi tidak semua media seperti itu , . dalam pemberitaan ke  media harusnya juga menghasilkan solusi dari permasalahan yang sedang terjadi dan itulah yang terjadi di pikiran rakyat , bagaimana mereka memberitakan tentang pilkada jawa barat yang memang harus di akui adalah pilkada terjujur yang pernah ada sehingga pemberitaannya pun harus tentang optimime kemajuan jawa barat itu sendiri dan menghibur para calon gubernur yang kalah dan mengucapkan selamat terhadap mereka karena sudah menjadi calon yang baik .
 pers haruslah netral dan tidak boleh di tunggangi kepentingan dan mengutamakan kejujuran , tapi setelah reformasi terjadi booming pers di karenakan jadi ajang industrilisasi dan investor menyebabkan kepentingan dapat bermain dengan mudah dan uang adalah pelican termudah dalam pemberitaan di media . selamatkan pers INDONESIA!!!!!